Ngabubukore di Tuanpuan Coffee & Art Sukses Digelar, Satukan Komunitas Seni Pematangsiantar.
Spread the love

Pematangsiantar !!! Berita Terang.com — Kegiatan Ngabubukore (Ngabuburit Bareng Korektor) yang digelar di Tuanpuan Coffee & Art pada Sabtu ( 08 / 03 / 2026 ) berlangsung sukses dan mendapat antusiasme dari para pelaku seni dan komunitas kreatif di Kota Pematangsiantar.

Acara bertajuk “Lentera, Layar dan Lakon” ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni serta pemutaran film pendek yang menjadi ruang apresiasi bagi para seniman dan komunitas kreatif di Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Founder Ngabubukore, Wira, bersama jajaran pengurus serta para talent dari Korektor. Turut hadir budayawan Erizal Ginting, Founder Tuanpuan Movement Boy Iskandar Warongan beserta anggota Tuanpuan Movement, perwakilan UKM KBM Universitas Simalungun, serta sejumlah insan pelaku seni dari berbagai komunitas di Kota Pematangsiantar.

Dalam kesempatan tersebut, Erizal Ginting menyampaikan apresiasi kepada para pelaku seni di Sumatera Utara yang terus aktif berkarya dan menjaga keberlangsungan ekosistem seni di daerah.

Ia juga memaparkan secara singkat sejarah seni pertunjukan serta perkembangan seni di Sumatera Utara, yang menurutnya terus berkembang melalui kolaborasi komunitas, ruang kreatif, serta keterlibatan generasi muda.

Acara Ngabubukore diisi dengan pemutaran film pendek “Debata Na Hu Ida” dan “Cermin”, yang merupakan karya dari komunitas Korektor. Selain itu, penonton juga disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni seperti pembacaan puisi oleh Deq Cie, pantomim oleh Mas Ren, serta monolog oleh Amel Mi-gomak.

Komunitas Korektor sendiri merupakan rumah produksi film pendek sekaligus komunitas teater asal Kota Medan yang telah meraih berbagai penghargaan dalam kompetisi film pendek dan teater di berbagai ajang.

Founder Ngabubukore, Wira, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang kolaborasi dan apresiasi bagi para pelaku seni lintas komunitas.

Sementara itu, Boy Iskandar Warongan, Founder Tuanpuan Movement, menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut di Tuanpuan Coffee & Art sebagai ruang kreatif yang dapat mempertemukan berbagai komunitas seni.

“Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk saling bertemu, berdiskusi, serta menampilkan karya mereka”, ujarnya.

Acara berlangsung hangat hingga menjelang waktu berbuka puasa, sekaligus mempererat jejaring komunitas seni dan kreatif di Kota Pematangsiantar. ( TB ). 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *