Tokoh muda Kabupaten Simalungun, Edis Galingging.
Spread the love

Simalungun !!!! Berita Terang.com – Tokoh muda Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polsek Serbelawan, untuk segera menangkap pelaku mafia getah dan bandar narkoba yang diduga beroperasi di sekitar kawasan perkebunan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate.

Dalam keterangannya, Edis secara tegas menyebut sejumlah inisial yang diduga terlibat dalam praktik ilegal tersebut, yakni RP dan IJL sebagai bagian dari jaringan mafia getah, serta FS dan STH yang diduga terkait jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Kami meminta Polsek Serbelawan untuk segera bertindak tegas menangkap RP dan IJL sebagai bagian dari mafia getah, serta FS dan STH yang diduga sebagai bandar narkoba. Ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” ujar Edis, Sabtu ( 19 / 04 / 2026 ).

Aktivitas Ilegal Dinilai Terstruktur

Edis menilai, praktik maling getah (magot) di kawasan perkebunan tersebut tidak lagi bersifat sporadis, melainkan sudah terorganisir dengan pola kerja yang sistematis.

Menurut dia, aktivitas tersebut tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kriminalitas dan keresahan sosial di tengah masyarakat sekitar.

“Ini bukan lagi pencurian biasa, tetapi sudah menjadi jaringan yang terstruktur dan berlangsung terus-menerus”, katanya.

Keterkaitan Dengan Peredaran Narkoba

Selain praktik mafia getah, Edis juga menyoroti keterkaitan aktivitas tersebut dengan peredaran narkotika di wilayah sekitar perkebunan.

Ia menyebut, adanya dugaan keterlibatan jaringan tertentu dalam mengendalikan distribusi narkoba yang menyasar para pelaku di lapangan.

“Peredaran narkoba di wilayah ini sudah sangat mengkhawatirkan dan diduga berkaitan langsung dengan aktivitas maling getah”, ujarnya.

Desakan Tindakan Tegas Aparat

Edis menegaskan bahwa aparat penegak hukum, khususnya Polsek Serbelawan, harus segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan kondisi tersebut.

Ia juga meminta agar penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh tanpa tebang pilih, termasuk menindak aktor-aktor utama yang diduga berada di balik jaringan tersebut.

“Kami berharap Polsek Serbelawan tidak tinggal diam. Tangkap dan proses hukum semua pihak yang terlibat agar ada efek jera dan situasi kembali kondusif”, kata dia. ( TB ). 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *