Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Ir. Daud Simanjuntak,MM.
Spread the love

Pematangsiantar !!! Berita Terang.com -Sulitnya mencari semen dan harga semen yang semakin melambung saat ini di kota Pematangsiantar di pertanyakan Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar yang juga Ketua MKGR Kota Pematangsiantar Ir. Daud Simanjuntak, MM kepada media saat menyampaikan pendapatnya mengenai kenaikan harga Semen yang sangat tinggi di Kota Pematangsiantar, Jumat (17/07/2026).

Dijelaskan Daud Simanjuntak, kenaikan harga semen saat ini sangat tinggi, hal ini perlu dipertanyakan kepada Produsen ataupun Distributor semen. Ada apa sebenarnya yang terjadi, jangan nantinya di kait – kaitkan dengan kelangkaan minyak dan kondisi perekonomian saat ini yang sesungguhnya sering dikambinghitamkan dengan melonjaknya harga semen di kota Pematangsiantar ini.

Ditambahkan Daud Simanjuntak, kalau dalam hal kenaikan harga semen yang “gila-gilaan” ini tidak segera diatasi Produsen ataupun Distributor, pihak nya berencana melaporkan hal ini ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta agar kenaikan harga semen ini bisa segera diatasi karena semen sangat urgent saat ini di kota Pematangsiantar ini.

Dipaparkan Daud Simanjuntak, bahwa dirinya langsung turun ke Panglong tempat pembelian semen juga menjadi korban dengan kenaikan harga semen. Semen yang harganya paling murah saja pada pertengahan bulan Mei 2006 harganya masih Rp.55 Ribu. Saat ini sudah menjadi Rp.75 Ribu; itu pun kalau ada barangnya di Panglong, “Ada apa sebenarnya penyebab kenaikan harga & kelangkaan semen ini ?Jangan-jangan ada permainan produsen/distributor dengan pihak-pihak tertentu memanfaatkan kondisi ekonomi saat ini yang berakibat pergerakan ekonomi semakin terpuruk” beber Daud Simanjuntak dengan tegas.

Daud Simanjuntak menegaskan sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar dari Fraksi Golkar prihatin terhadap kondisi kenaikan harga semen saat ini, yang mestinya tidak perlu terjadi di Kota Pematangsiantar kalau Produsen ataupun Distributor semen menjalankan tugasnya dengan baik. Tidak memanfaatkan situasi ataupun kondisi perekonomian saat ini, ” Situasi ini mestinya tidak perlu terjadi kalau Produsen, Distributor dan Pemerintah melalui instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum menjalankan fungsinya dengan baik untuk mengatasi problema ini. Saya menduga ada permainan oknum tertentu yang memanfaatkan kondisi ini. Pemerintah melalui instansi terkait dan aparat penegak hukum segeralah bertindak agar masalah ini tidak berlarut-larut dan tidak juga terjadi berulang-ulang setiap tahunnya. Karena masyarakat umum maupun pengusaha konstruksi sangat mengharapkan ketersediaan semen dengan harga yang terjangkau di Siantar ini” Tegas Daud Simanjuntak. ( TB ). 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *