Medan !!!! Berita Terang.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi diwakili Sekretaris Ny Rasta Eliya Ginting menghadiri Lomba PAUD dan SD kelas 1-3 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang digelar Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (GSG PRSU), Jalan Jenderal Gatot Subroto Kelurahan Sei Sikambing Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, Kamis ( 28 / 05 / 2026 ).
Lomba ini merupakan lanjutan kegiatan MPKW Sumut-Aceh Tingkat Kota Pematangsiantar yang digelar di Ruang Serbaguna Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat ( 22 / 05 / 2026) lalu.
Peserta yang mewakili Kota Pematangsiantar meraih juara pada kategori lomba story telling dan mewarnai, yakni: juara 1 Lomba Story Telling PAUD atas nama Kyra Leticia Sihombing; juara Harapan 3 Lomba Story Telling PAUD atas nama Naura Agisca; dan juara 2 lomba mewarnai PAUD atas nama Felicia May Janita Purba.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi diwakili Sekretaris Ny Rasta Elya Ginting mengucapkan syukur atas prestasi tersebut.
“Kami merasa bangga, perwakilan kita dari Kota Pematangsiantar meraih prestasi. Ini bukti nyata Bunda PAUD bergerak ikut mencerdaskan generasi muda Kota Pematangsiantar sejak usia dini”, katanya.
Ia juga mengatakan, akan menyemarakkan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong kreativitas, imajinasi, dan rasa cinta akan seni dan budaya.
“Kolaborasi semua pihak perlu kita tingkatkan”, tukasnya.
Ia berharap capaian ini menjadi stimulus bagi anak-anak PAUD dan SD di Kota Pematangsiantar.
“Keterlibatan orang tua, guru, dan pemerintah adalah yang paling utama. Dan kita harus bergandeng tangan”, katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumut Dwi Endah Purwanti, SS, MSi mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Sumut mengapresiasi panitia yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif.
“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kreativitas, keberanian, dan kebersamaan anak-anak sejak dini. Anak-anak adalah aset terbesar bangsa dan masa depan Sumut serta m Indonesia akan ditentukan. Oleh karena itu pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik semata, tetapi juga harus membantu karakter generasi yang kreatif, percaya diri, memiliki kepedulian sosial, serta menghargai keberagaman budaya dan nilai spiritual. Melalui kegiatan seperti ini, kita sedang menanamkan nilai penting kepada anak-anak, yaitu keberanian dan kemampuan bekerja sama, seperti disiplin dan rasa cinta terhadap seni dan budaya yang merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul”, katanya.
Ia percaya, ketika anak – anak diberikan ruang untuk berkembang dengan penuh kasih perhatian dan tumbuh menjadi pribadi yang mampu membawa Provinsi Sumut menjadi lebih maju.
Ia pun menyampaikan, Provinsi Sumut saat ini mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama, sejalan dengan kolaborasi Sumut yang Maju, Unggul, dan Berkelanjutan.
“Tidak mungkin hanya oleh Pemerintah Provinsi Sumut. Sebab dibutuhkan kolaborasi pihak lembaga, pendidikan agama, keluarga, komunitas dan masyarakat”, sebutnya.
“Kami sangat menyambut baik keterlibatan MPKW dan seluruh elemen pendidikan Kristen dalam pembangunan Sumatera Utara dan Aceh agar dapat membina generasi muda yang cerdas serta memiliki daya saing. Anak-anak Sumatera Utara dan Aceh tumbuh tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga secara kreativitas dan mampu hidup dalam semangat persaudaraan di tengah keberagaman. Ini menjadi bukti pendidikan dan seni dapat menjadi jembatan persatuan anak-anak dari berbagai daerah, berkumpul, saling belajar menghargai satu sama lain, dan membangun persahabatan sejak dini”, lanjutnya.
Ia menambahkan, nilai inilah yang harus dipelihara untuk memperkuat keberagaman dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Kepada peserta lomba, Dwi Endah Purwanti menyampaikan mereka semua adalah anak -anak hebat.
“Menang bukanlah hal yang utama, yang paling penting adalah keberanian untuk tampil, semangat untuk belajar, dan rasa percaya diri untuk terus berkembang. Kepada guru dan orang tua, saya juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan ketulusan dalam mendampingi anak-anak kita dan harapan yang sangat besar untuk membangun masa depan mereka”, tandasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang semakin baik di masa masa mendatang.
“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat hubungan antar sekolah, memperkuat pelayanan pendidikan, dan saling melahirkan semangat untuk membangun generasi muda yang kreatif serta memiliki karakter yang kuat,” pungkasnya. ( TB ).

