Simalungun !!!!! Berita Terang.com – Rabu pagi ( 11 / 03 / 2026 ), warga di sekitar Jalan Asahan KM VI, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, diresahkan oleh keberadaan seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang perilakunya mulai membahayakan diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Tepat di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Pematang Siantar, situasi semakin tidak terkendali hingga keluarga dan warga sekitar tidak tahu harus berbuat apa. Beruntung, Bhabinkamtibmas Polsek Bangun, AIPDA M.E. Sirait, hadir dengan cepat dan langsung mengambil kendali situasi.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu ( 11 / 03 / 2026 ), sekira pukul 13.20 Wib, membenarkan penanganan ODGJ tersebut dan mengapresiasi respons cepat Bhabinkamtibmas Polsek Bangun dalam menangani kasus yang membutuhkan kepekaan sosial tinggi ini.
“Bhabinkamtibmas kami hadir langsung di lokasi begitu mendapat informasi tentang ODGJ yang mulai meresahkan warga. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal kepedulian Polri terhadap sesama warga yang membutuhkan pertolongan”, ujar AKP Verry Purba dengan penuh empati.
Mulai pukul 10.00 Wib, AIPDA M.E. Sirait tiba di lokasi dan langsung bersama keluarga ODGJ serta warga sekitar melakukan pengamanan terhadap ODGJ yang kondisinya semakin tidak terkendali. Penanganan dilakukan dengan sabar dan hati-hati — mengutamakan keselamatan semua pihak termasuk keselamatan ODGJ itu sendiri.
Begitu situasi berhasil dikendalikan, AIPDA M.E. Sirait tidak berhenti sampai di situ.
Ia langsung berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk meminta bantuan obat penenang guna mencegah kondisi ODGJ semakin memburuk.
Respons dari pihak puskesmas pun cepat — mereka langsung mengarahkan agar ODGJ tersebut segera dibawa ke Puskesmas Batu VI, Nagori Lestari Indah.
“Setelah ODGJ berhasil diamankan, petugas langsung berkoordinasi dengan puskesmas. Ini adalah langkah yang tepat karena ODGJ membutuhkan penanganan medis yang profesional, bukan sekadar diamankan secara fisik”, ucap AKP Verry Purba.
Di Puskesmas Batu VI, dokter yang menangani gangguan jiwa langsung memberikan obat penenang kepada ODGJ tersebut untuk menstabilkan kondisinya. Tidak hanya itu, dokter juga memberikan saran medis yang tegas kepada keluarga — ODGJ harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Keluarga pun langsung mengikuti anjuran dokter dan membawa ODGJ ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, SH, MH, menegaskan bahwa penanganan kasus ODGJ seperti ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan oleh personel Polri, khususnya Bhabinkamtibmas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap harinya.
“Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Mereka adalah perpanjangan tangan Polri yang paling dekat dengan masyarakat — termasuk dalam situasi seperti ini, di mana kepedulian dan kecepatan bertindak sangat menentukan”, ungkap AKP Hengky B. Siahaan.
AKP Verry Purba menambahkan bahwa kegiatan pengamanan dan penanganan ODGJ ini mencerminkan semangat Polri yang humanis — hadir bukan hanya saat ada kejahatan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dalam situasi apapun, termasuk situasi yang menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa sesama warga.
Satu ODGJ berhasil mendapat pertolongan hari ini. Dan di balik itu, ada seorang Bhabinkamtibmas yang membuktikan bahwa tugas melayani masyarakat tidak pernah mengenal batas. ( TB ).

