Puting Beliung Terjang Karang Anyar, Polsek Bangun Bergerak Cepat Bantu Evakuasi & Pendataan Korban.
Spread the love

Simalungun !!!! Berita Terang.com – Jajaran Polsek Bangun bergerak cepat merespons bencana alam angin puting beliung yang melanda Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Kegiatan pengecekan dan koordinasi dilakukan pada Selasa ( 31 / 03 / 2026 ), mulai pukul 11.00 Wib hingga selesai, sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Nagori Karang Anyar, Aipda W. Sijabat, yang turun langsung ke lokasi bersama pihak kecamatan dan pemerintah nagori untuk memastikan kondisi warga pascabencana.

Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, menjelaskan bahwa bencana alam tersebut terjadi pada Senin malam ( 30 / 03 / 2026 ), sekitar pukul 22.30 Wib di wilayah Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas.

“Begitu menerima informasi adanya bencana alam angin puting beliung, personel kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu masyarakat”, ujar AKP Hengky B. Siahaan.

Ia mengungkapkan, peristiwa itu diawali hujan deras yang disertai angin kencang. Dalam waktu singkat, angin berputar dengan kecepatan tinggi menerjang permukiman warga dan mengakibatkan sejumlah atap rumah beterbangan.

“Kejadian bermula saat hujan deras turun disertai angin kencang. Angin kemudian berputar dan menyebabkan beberapa atap rumah warga rusak serta pohon tumbang di sejumlah titik”, ungkapnya.

Selain merusak rumah warga, pohon tumbang juga sempat mengganggu akses jalan desa. Beberapa batang pohon roboh menutupi badan jalan dan bahkan menimpa rumah warga yang berada di sekitarnya.

Menurut data sementara yang dihimpun di lapangan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, satu orang warga dilaporkan mengalami luka berat akibat tertimpa material bangunan saat angin puting beliung menerjang.

Sementara itu, kerugian material tercatat cukup besar.

Sedikitnya 39 unit rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan 42 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, satu unit sekolah juga terdampak, serta terdapat lima titik pohon tumbang di wilayah nagori tersebut.

“Korban jiwa nihil, namun ada satu warga yang mengalami luka berat. Untuk kerusakan, terdapat 39 rumah rusak berat, 42 rumah rusak ringan, satu unit sekolah terdampak, serta lima titik pohon tumbang”, ucap AKP Hengky B. Siahaan.

Dalam penanganan pascabencana, personel Polsek Bangun langsung mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian.

Polisi juga melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan rumah warga untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Selain itu, Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan Satpol PP agar proses penanganan berjalan cepat dan terarah.

“Kami melakukan koordinasi dengan camat, pangulu nagori, BPBD, Damkar dan Satpol PP agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secara maksimal”, ujar Aipda W. Sijabat di lokasi.

Tidak hanya melakukan pendataan, aparat kepolisian bersama warga juga turun langsung membantu proses evakuasi dan pembersihan.

Pohon – pohon tumbang yang menutup jalan dipotong dan dipindahkan secara gotong royong agar akses masyarakat dapat kembali normal.

“Personel bersama masyarakat melakukan pembersihan pohon tumbang dan membantu warga memperbaiki rumah yang terdampak. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat”, ungkap Aipda W. Sijabat.

Di sela-sela kegiatan, warga juga diberikan imbauan agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan. Mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan disertai angin kencang, masyarakat diminta segera mencari tempat aman apabila kembali terjadi tanda-tanda angin puting beliung.

Kapolsek Bangun menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap membantu masyarakat apabila dibutuhkan.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor apabila ada kondisi darurat. Polsek Bangun akan terus hadir membantu masyarakat”, tegas AKP Hengky B. Siahaan.

Hingga Selasa siang, situasi di lokasi bencana dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Warga bersama aparat masih terus melakukan pembersihan serta perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung di Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. ( TB ). 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *