Simalungun !!!! Berita Terang.com – Respon Cepat Polres Simalungun melalui Polsek Gunung Malela bersama Tim Identifikasi (INAFIS) Polres Simalungun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas penemuan seorang warga yang meninggal dunia di dalam rumah orang tuanya, Jalan Asahan KM 4, Huta 1, Nagori Sejahtera, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu ( 27 / 09 / 2026 ). Peristiwa ini diduga kuat merupakan perbuatan mengakhiri hidup.
Kapolsek Gunung Malela AKP Hengki B. Siahaan, SH, MH, dalam laporannya kepada Kapolres Simalungun mengungkapkan bahwa korban berinisial JSR (45), seorang petani. Jenazah ditemukan sekira pukul 16.15 Wib di ruang makan rumah orang tuanya. Olah TKP dan pengecekan lokasi dimulai sekira pukul 18.00 Wib hingga selesai.
“Kejadian ini pertama kali diketahui ibu kandung korban saat pulang dari arisan keluarga. Sekira pukul 12.00 Wib, ibu korban berangkat arisan marga di Jalan Asahan KM 5, dan saat itu korban masih terlihat berada di rumah sedang menonton televisi”, ujar AKP Hengki B. Siahaan.
Ia menjelaskan, sekira pukul 16.15 Wib sang ibu pulang dan mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa.
Ibu korban sempat berteriak meminta tolong dan mendatangi bengkel tambal ban milik saksi Maruli Hutabarat di seberang rumah. Kedua saksi kemudian masuk ke rumah untuk memastikan kondisi korban. “Selanjutnya saksi Maruli Hutabarat memberitahukan kejadian ini kepada keluarga korban dan kepada Gamot Huta 1 Nagori Sejahtera, Zulkifli Ginting”, ungkap AKP Hengki B. Siahaan.
Gamot tersebut lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Aipda Monang Sirait, yang meneruskan informasi kepada Kapolsek. “Setelah menerima laporan, kami segera memerintahkan piket fungsi untuk berangkat ke lokasi”, ucap AKP Hengki B. Siahaan.
Polisi memeriksa tiga saksi, yakni Rusmina Manullang (77), Pinta Siringo Ringo (49), dan Maruli Hutabarat (38).
Di lokasi, tim Polsek Gunung Malela dan INAFIS melakukan pemeriksaan kondisi jenazah dan lingkungan TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban. Kegiatan didokumentasikan lewat foto.
Menurut AKP Hengki B. Siahaan, jenazah juga menjalani visum luar oleh dokter Puskesmas Perumnas Batu 6, dr. Roni Monica Purba, MKM, yang didampingi orang tua korban dan personel Polsek Gunung Malela. “Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan visum dalam, dan hal itu dituangkan dalam surat pernyataan serta video pernyataan keluarga”, jelasnya.
Ia menambahkan, dari keterangan ibu kandung, korban diketahui memiliki riwayat sakit dan rutin menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Pematangsiantar.
“Keterangan tersebut menjadi bagian dari informasi yang kami himpun dalam proses penyelidikan”, tuturnya.
Dalam olah TKP, turut bertugas Kapolsek Gunung Malela AKP Hengki B. Siahaan, Kanit Reskrim IPDA Roy Rumapea, SH, Aiptu Bowo, Aipda Indo Siahaan, SH, Aipda Monang Sirait, Aipda Affan Lubis, Aipda Felix Tamba, dan Brigpol Kurniawan, bersama Unit Jatanras Polres Simalungun.
Pemeriksaan identifikasi dilakukan Aipda Owen Saragih dan Aipda Sujid Saputra dari INAFIS Polres Simalungun.
Untuk tindak lanjut, polisi menyerahkan jenazah kepada keluarga, mengambil hasil visum luar, memeriksa saksi-saksi, dan melaporkan perkembangan kepada pimpinan.
“Situasi di lokasi aman dan kondusif,” pungkas AKP Hengki B. Siahaan. ( TB ).

